12 Bulan Kalender Hijriah

Kalender Hijriah adalah Kalender yang disusun berdasarkan siklus perubahan bentuk bulan (sinodis), sehingga Kalender Hijriah disebut sebagai Kalender Qamariah. Siklus sinodis menurut Rasul Muhammad adalah 29,5 hari.  Namun dalam pelaksanaan 1 bulan kalender Qamariah ada yang berjumlah 29 dan ada yang 30.
Berikut adalah bulan dan jumlah hari dalam Kalender Hijriah :
Bulan 1 - Muharram - 30 hari
Bulan 2 - Safar - 29 hari
Bulan 3 - Rabiul Awal - 30 hari
Bulan 4 - Rabiul Akhir - 30 hari (Bukan 29 !!!)
Bulan 5 - Jumadil Awal - 29 hari
Bulan 6 - Jumadil Akhir - 30 hari
Bulan 7 - Rajab - 29 hari
Bulan 8 - Sya'ban - 30 hari (Bukan 29 !!!)
Bulan 9 - Ramadhan - 29 / 30 hari
Bulan 10 - Syawal - 29 hari
Bulan 11 - Dzulqa'dah - 30 hari
Bulan 12 - Dzulhijjah - 29 hari


Jumlah hari yang dicetak tebal pada bulan-bulan di atas harap diinsyafi bahwa Yahudi membuat tandingan Kalender berdasarkan hitungan bulan (yang sesungguhnya bukan Kalender bulan, melainkan lunisolar) dengan mengaduk-aduk jumlah hari pada bulan ganjil = 30 dan bulan genap = 29.  Sehingga seringkali kita menjumpai berbagai kalender yang beredar mencantumkan Sya'ban berakhir pada hari ke-29.
Perlu diinsyafi pula bahwa Kalender Hijriah telah mapan pada saat Rasul Muhammad masih ada, bahkan beliaulah yang meluruskan Kalender Arab Pra-Islam menjadi Kalender Hijriah.  Rumusan dari kalender Hijriah adalah sebagai berikut:
  1. 1 Tahun terdiri dari 12 bulan (At Taubah 36)
  2. Siklus tahun akan terjadi 3 tahun sekali, dimana terdapat 2 tahun pendek dan 1 tahun panjang
  3. Tahun pendek berjumlah 354 hari
  4. Tahun panjang berjumlah 355 hari
  5. Pada tahun pendek, Ramadhan terdiri dari 29 hari
  6. Pada tahun panjang, Ramadhan terdiri dari 30 hari.
  7. Pada tahun panjang, 10 Dzulhijjah akan jatuh pada hari sama dengan 1 Ramadhan.
  8. Pada tahun pendek, 10 Dzulhijjah akan jatuh pada H-1 dibanding Ramadhan.  Contoh bila 1 Ramadhan jatuh pada hari Jum'at maka 10 Dzulhijjah akan jatuh pada hari Kamis.